Visi :
Menjadi kompetisi matematika yang inovatif, terpercaya, dan berstandar nasional serta mampu mencetak generasi unggul yang berpikir kritis dan kreatif melalui matematika.
Misi :
1. Menyelenggarakan kompetisi matematika yang bermutu dan terukur.
2. Mendorong minat dan motivasi peserta didik dalam mempelajari matematika.
3. Menyediakan wadah pembinaan dan pengembangan potensi matematika secara berkelanjutan.
4. Membangun jejaring sekolah mitra dan komunitas pendidikan matematika yang progresif.
Ajang EMC memiliki tujuan sebagai berikut:
Tema Kegiatan :
Tema ini diangkat untuk merespon fenomena brain rot yang marak di kalangan pelajar. Brain rot berarti menurunnya kognitif seseorang karena aktivitas seperti scrolling media sosial dan konsumsi konten absurd secara berlebihan. Aktivitas seperti itu menyita waktu, energi, dan perhatian siswa. Melalui ajang ini, EMC berharap untuk menyegarkan kembali otak-otak siswa yang sudah jenuh dan stagnan, agar “menyala” lagi dan percaya diri.
Tema ini juga dihadirkan untuk merespon berbagai tantangan dan dinamika yang berkembang belakangan ini, antara lain:
Saat ini pelajar terbiasa mengkonsumsi konten singkat, sehingga banyak yang memiliki rentang perhatian (attention span) terbatas. Padahal untuk memahami pelajaran di sekolah dengan baik, siswa perlu mendedikasikan waktu dan konsentrasinya. EMC dapat memancing dan melatih rentang perhatian siswa. Soal matematika biasanya cukup singkat sehingga tidak perlu effort terlalu banyak untuk mencerna maksud soal. Tapi jika dirancang dengan baik, soal yang singkat itu dapat memancing rasa ingin tahu siswa dan “memaksanya” untuk mencari klu dengan memperhatikan lebih dalam lagi semua detail soal.
Banyak pelajar yang menggemari konten komedi (absurd ataupun tidak) secara berlebihan, sehingga sulit untuk diajak serius. EMC dapat memperbaiki masalah ketidakseriusan ini. Soal matematika biasanya serius, tapi jika dirancang dengan baik dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk mengerjakan soal tersebut. Setelah terbiasa menemukan “kesenangan” dalam soal-soal EMC, diharapkan siswa juga dapat menemukan “kesenangan” pada hal-hal serius lainnya.
Penggunaan AI secara berlebihan dapat mengurangi kemandirian berpikir siswa. Hal itu sulit dicegah karena AI semakin jago dalam memberikan jawaban untuk soal-soal yang rutin diujikan di sekolah, sehingga siswa merasa enggan atau sia-sia berpikir keras. EMC memberikan tantangan baru dengan soal-soalnya yang segar, orisinal, dan tidak rutin sehingga AI pun akan kesulitan menjawabnya. Siswa yang bergelut dengan soal demikian akan mengapresiasi pentingnya berpikir sendiri dan tumbuh rasa percaya dirinya.
Dinamika global seperti konflik militer dan perang dagang semakin mendorong negara-negara di dunia untuk mandiri dan mengurangi ketergantungan pada negara lain. Banyak terjadi reverse brain drain, dan negara-negara semakin memperhatikan jumlah ilmuwan dalam negerinya. Melalui matematika, EMC berharap untuk mengembangkan bibit-bibit calon ilmuwan Indonesia.
Melalui EMC, siswa diajak untuk berinovasi melalui matematika. Kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh EMC diharapkan selain melatih para siswa untuk berinovasi dalam problem solving, namun juga dalam berpikir kontekstual sehingga dapat bersaing khususnya di dunia digital yang serba disruptif ini.
Kompetisi dibagi menjadi tiga tahap, babak penyisihan, babak semi final dan babak final.
Briefing dan tanya jawab dengan peserta tentang tata cara lomba dan sebagainya. Setelah itu akan dibuka simulasi sebagai kesempatan bagi peserta untuk mencoba sistem EMC.
Babak penyisihan diadakan secara daring melalui situs EMC. Yang lolos ke babak semi final adalah ranking 50% tertinggi provinsi atau peringkat 1-50 pada setiap kabupaten/kota.
Babak semi final diadakan secara daring melalui situs EMC seperti babak penyisihan. Yang lolos ke babak final adalah ranking 50% tertinggi Nasional atau peringkat 1-30 pada setiap provinsi tempatnya mendaftar.
Babak final diadakan secara luring di lokasi-lokasi Test Center.
Selain kegiatan kompetisi, Eduversal juga akan mengadakan kegiatan-kegiatan tambahan untuk memperkaya pengalaman siswa: